Tertidur Dalam Kebisuan

Oleh Said Ramadhan

Pedang telah terpamor karena karatnya

Baju besi tak lagi dikenakan tuannya

Kuda terbaik tak berpenunggang

Tak ada lagu gesekan pedang

Tak ada irama kuda kuda perkasa

Tak ada teriakan membahana

Tak ada perang

Tapi korban terus berjatuhan

Jatuh tertusuk ideologi gila

Jatuh terbelah faham durjana

Tombak radikal menembus jantung

Tercabik dada oleh kebanggaan kelompok

Sadarlah

Perang takkan pernah usai

Karena dunia panggung pertarungan

Sandiwara penghianat terus dimainkan

Kita tertidur kebisuan

Mari bangun

Ambil penamu

goresannya lebih tajam dari tebasan pedang

perjuangan akan selalu menjadi milik kita

penulis adalah guru Tahfizh Dayah Al ‘Athiyah

One thought on “Tertidur Dalam Kebisuan”

  1. Subhanaalllah sangat mantap kawan ini memberitahu kita tentang apa yang sebenarnya terjadi d negri Pertiwi ini bahkan duniapun sekarang sedang seperti itu, mantap👍

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *